Sweater Turtleneck untuk Pria Keren
Walau sudah lama eksis, namun sejarah mencatat, orang pertama yang mempopulerkannya adalah Noel Coward, pada sekitar tahun 1920-an. Bisa dibilang, Noel Coward adalah idola pada masa itu, sehingga gaya berpakaiannya banyak ditiru.
Memasuki tahun 1950-an, gaya turtleneck mulai diadopsi oleh wanita, dan hingga memasuki abad abad ke 20, pemakai turtleneck didominasi oleh wanita. Semakin kesini, turtleneck mulai didesain untuk negara tropis. Jadi, bahannya tidak melulu tebal.
Saat akan memakai turtleneck, pilihlah dengan mempertimbangkan bahan dan rajutan yang tepat, agar nyaman digunakan dan sesuai dengan fashion pria zaman sekarang. Berikut adalah berbagai bahan turtleneck yang umum dijual di pasaran:Bahan utama turtleneck
Kasmir - tipe ini adalah jenis yang paling mewah dan harganya pun mahal. Ini berkaitan dengan kualitas bahannya yang lembut ketika dipakai. Selain itu, sweater kasmir juga sangat ringan dan awet. Kita bisa menyimpannya dalam waktu lama karena bahannya tidak akan cepat rusak, warnanya pun juga awet.
Wol - bahan ini sangat hangat dan sering dijadikan bahan utama untuk sweater pria, termasuk turtleneck. Sayangnya, bahan wol memiliki karakteristik yang lebih sulit dirawat, jadi diperlukan perhatian ekstra saat memilih bahan ini, terutama dalam hal perawatannya.
Katun - turtleneck berbahan katun tidak sehangat bahan yang lain. Karena itu, jenis bahan ini seringkali digunakan di musim gugur, jenis ini juga bisa digunakan di Indonesia karena tidak terlalu tebal, misalnya saat akhir tahun supaya lebih hangat.
Sintetis - bahan sintetis adalah solusi bagi kamu yang ingin menggunakan bahan wol atau katun, namun dengan versi yang jauh lebih murah. Tapi tentu saja dari segi kualitas, sesuai dengan harganya. Ada juga turtleneck yang menggunakan bahan gabungan sintetis dan bahan lain seperti wol, jenis ini cukup berkualitas dengan harga miring.
Turtleneck merupakan jenis sweater dengan bahan yang dapat membuat pemakaiannya terlihat lebih tinggi karena bentuk bagian leher yang memanjang dan memberikan ilusi tersebut. Cara paling baik untuk memadukan turtleneck sebenarnya dengan celana berwarna gelap, karena warna-warna pilihan turtleneck sendiri seringkali tua, seperti christmas green, maroon, mustard, hitam, dsb.Jenis-jenis turtleneck
Turtleneck juga bisa dipadukan dengan jaket denim, jaket olahraga, atau bahkan blazer dan coat, agar terlihat lebih profesional. Agar lebih ahli lagi dalam memakai turtleneck, ada baiknya kita mengenali dulu jenis-jenisnya.
Turtleneck yang paling umum dipakai oleh pria adalah model klasik yang bahannya lebih tipis dan ketat, mengikuti lekuk tubuh. Jenis ini juga adalah yang paling umum di jual di toko-toko pakaian. Karena modelnya yang klasik, turtleneck ini tidak pernah lekang oleh waktu.
- Funnel Neck
Kamu bisa memakai funnel neck untuk menghadiri momen yang lebih sederhana. Pakai ini saat akan ke kampus, atau sekedar nongkrong di kafe dengan teman-temanmu. Hindari menggunakan jenis funnel neck untuk acara yang formal, karena akan membuatmu terlihat lebih berantakan. Lagipula, jenis ini rasanya kurang cocok jika dipadukan dengan jas atau coat, jadi cukup untuk momen santai saja, ya.
- Mock Neck
CEK HARGA di https://www.priceza.co.id


